Tag Archives: pengembangan

Peran Koperasi Dalam Pengembangan Agroindustri Keripik Tempe

PERAN KOPERASI DALAM PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KERIPIK TEMPE
(Kasus pada Primer Koperasi Tempe Tahu Indonesia Dusun Sanan, Kelurahan Purwantoro, Kotamadya Malang)
Diana* Imam Syafi’i** Hery Toiba**
Abstrak

Potensi dalam pengembangan agroindustri keripik tempe di Dusun Sanan, Kotamadya Malang mempunyai kendala harga bahan baku yang tidak stabil, langkanya pasokan bahan baku, kurangnya jaringan pemasaran dan keterbatasan modal. Peran koperasi dimaksudkan sebagai peran dalam upaya mengatasi kendala yang dihadapi agroindustri keripik tempe yaitu dalam hal pengadaan bahan baku, menjaga kestabilan harga bahan baku, peminjaman modal, dan pemberian informasi pasar. Melalui pembahasan secara deskriptif dengan kombinasi pendekatan kuantitatif dan kualitatif serta analisis Uji Beda Rata-rata (Uji t) diperoleh hasil bahwa rata-rata keuntungan agroindustri keripik tempe yang merupakan anggota Primkopti lebih tinggi daripada agroindustri keripik tempe yang bukan merupakan anggota Primkopti pada taraf kepercayaan 95 %. (fpub)

Posted in Jurnal | Tagged , , , , , | Leave a comment

Pengembangan Kurikulum Agribisnis

PS Agribisnis Unijoyo mengadakan pengembangan kurikulum Agribisnis. Pengembangan kurikulum agrisbisnis harus dilandasi oleh treasure terhadap kebutuhan stakeholder serta kompetensi yang dimiliki oleh program studi yang bersangkutan.

Pengembangan kurikulum Agrisnis dilandasi oleh kenyataan bahwa kemampuan lulusan sarjana pertanian terhadap penguasan soft skills yang lemah (kerjasama, tanggungjawab, beresiko, percaya diri, integritas, loyalitas, toleransi, komunikasi), kurang siap untuk ditempatkan di daerah, kurang mampu memanfaatkan ICT, kurang mampu mengembangkan keilmuannya, kurang mampu mengembangkan usaha lintas profesionalisme, Belum menjadi superleader, penguasaan materi yang terlalu spesifik, kurang percaya diri dan interpersonal skills lemah. Oleh karena itu pendidikan sarjana pertanian secara umum harus mencakup pengetahuan tentang General competence pada sektor pertanian, penguasan dan pemahaman kearifan lokal sehingga menjadi sarjana pengembang keunggulan wilayah, kemampuan memanfaatkan ICT, kemampuan terhadap problem solver, memiliki jiwa entrepreneurship, memiliki “business knowledge” (teknologi, hukum, peluang usaha), kemampuan komunikatif dan kolaboratif, memiliki kemampuan superleaders.

Makalah Pengembangan Kurikulum Agribisis Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo dapat didownload [disini]

Posted in Activity | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment