Category Archives: lecture

Array

Kurva Penawaran

B.2.  Kegiatan 2: Penawaran Barang dan Jasa Pada Pasar Kompetitif
B.2.1.  Tujuan Kegiatan
Setelah mempelajari bagian ini, mahasiswa diharapkan dapat:

  • Memahami pasar kompetitif pada aktivitas ekonomi
  • Menjelaskan proses dan hukum penawaran pada pasar kompetitif
  • Menggambarkan kurva penawaran dan serta menghitung jumlah barang yang ditawarkan berdasarkan penawarannya.
  • Mampu menjelaskan faktor yang mempengaruhi penawaran suatu barang dan jasa

B.2.2. Uraian Materi Belajar 2
Sampai di mana keinginan para penjual menawarkan barangnya pada berbagai tingkat harga ditentukan oleh beberapa faktor. Diantaranya yang penting adalah:

  1. Harga barang itu sendiri
  2. Harga barang-barang lain (barang-barang substitusi)
  3. Biaya produksi
  4. Tujuan-tujuan perusahaan
  5. Tingkat teknologi yang digunakan.

Kurve penawaran adalah kurve yang menunjukkan hubungan antara tingkat harga barang tertentu dan jumlah barang tersebut yang ditawarkan oleh penjual.

Tabel 2.2. Tabel Penawaran Hand Phone

Titik A pada kurve, menggambarkan pada harga HP Rp. 1.000.000,-  jumlah HP yang ditawarkan penjual  sebanyak 900 buah;   titik B menunjukkan pada harga Rp. 900.000,- jumlah HP yang ditawarkan penjual sebanyak 800 buah, dan seterusnya.  Kurve penawaran pada umumnya naik dari kiri bawah ke kanan atas ( ber-slope positif), artinya jika harga barang naik penawaran barang tersebut akan naik dan sebaliknya jika harga barang turun maka penawaran barang tersebut akan turun.  Jadi, pengaruh harga barang itu sendiri terhadap penawaran barang, ditunjukkan oleh gerakan di sepanjang kurve penawaran.

Penjelasan Lengkap berupa modul dan presentasi (ppt) dapat diperoleh di http://elearning.fp.ub.ac.id

Anda dapat mengakses tautan lain yang berhubungan dengan topik Kurva Penawaran

Supply Curve

Permintaan dan Penawaran serta terbentunya Harga Pasar

Posted in Academic, Tutorial | Leave a comment

Kurva Permintaan

B.1.  Tujuan Kegiatan
Setelah mempelajari bagian ini, mahasiswa diharapkan dapat:

  • Memahami pasar kompetitif pada aktivitas ekonomi
  • Menjelaskan proses dan hukum permintaan pada pasar kompetitif
  • Menggambarkan kurva permintaan serta menghitung jumlah barang diminta berdasarkan permintaannya.
  • Mampu menjelaskan faktor yang mempengaruhi permintaan suatu barang dan jasa

B.1.2. Uraian Materi Belajar 1

Kurve permintaan adalah suatu kurve yang menggambarkan sifat hubungan antara harga suatu barang dan jumlah barang tersebut yang diminta oleh para pembeli.

Tabel 2.1.  Permintaan Hand-Phone pada berbagai tingkat harga.

Dalam Gb. 2.1, pada kurve dd, terdapat lima titik A,B,C,D, dan E, yang menggambarkan tiap-tiap keadaan pada tabel 2.1.  Sebagai contoh, titik A menggambarkan bahwa pada harga HP Rp. 1.000.000,- jumlah HP yang diminta pembeli sebanyak 500 buah.  Kurve permintaan suatu barang pada umumnya menurun dari kiri atas ke kanan bawah ( ber-slope negatif), yang menunjukkan sifat hubungan terbalik antara harga suatu barang dan jumlah barang yang diminta. Dengan demikian perubahan jumlah barang yang diminta sebagai akibat pengaruh perubahan harga barang itu sendiri, ditandai oleh gerakan turun atau naik di sepanjang kurve.

Pergeseran Kurva Permintaan

Penjelasan Lengkap berupa modul dan presentasi (ppt) dapat diperoleh di http://elearning.fp.ub.ac.id

Anda dapat mengakses tautan lain yang berhubungan :

Permintaan dan Penawaran serta terbentunya Harga Pasar

Deman Curve

Posted in Academic, lecture, Tutorial | Leave a comment

Simulasi Bisnis untuk Manajemen Keuangan

Untuk lebih mendalami Subject Manajemen Keuangan, mahasiswa diberikan materi tutorial dan praktikum Simulasi Bisnis untuk Manajemen Keuangan. Simulasi terebut berdasarkan prinsip mekanisme pasar yang diterapkan dalam penilaian kelayakan usaha, penghitungan akuntasi usaha, perilaku usaha dan perilaku konsumen. Sistem simulasi dibagi dalam unit-unit perekonomian yang mengandalkan mekanisme pasar yang ditentukan secara random oleh regulator ekonomi (dosen dan asisten) dengan sistem yang telah ditentukan sebelumnya. Dalam mekanisme tersebut pelaku pasar (mahasiswa praktikan) harus membuat bisnis plan, merencanakan modal dan mengaktifkan semua pengetahuan tentang sistem pemasaran.

Simulasi dilakukan selama waktu tutorial dan praktikum yang dibagi dalam beberapa sesi pembukaan pasar. Pasar dibentuk berdasarkan pasar produsen dan pasar konsumen yang kesemuanya dilakukan menggunakan metode leleng.

Simulasi tersebut berdasarkan bagan flow chart sebagai berikut :

Posted in lecture | Tagged , , , | Comments Off

Cochran Q Test

Cochran Q Test digunakan untuk mengetahui atribut apa saja yang dianggap sah (valid), dimana peneliti mengeluarkan atribut-atribut yang dinilai tidak sah berdasarkan kriteria-kriteria statistik yang dipakai.
Dalam metode ini, responden diberikan pertanyaan tertutup, yaitu pertanyaan yang pilihan jawabannya terdiri atas YA dan TIDAK.
Untuk mengetahui mana di antara atribut yang valid, dilakukan test Cochran dengan prosedur sebagai berikut :

1. Hipótesis yang mau diuji:

Ho : Semua atribut yang diuji mempunyai proporsi  jawaban YA yang sama
Ha : Semua atribut yang diuji mempunyai proporsi jawaban YA yang berbeda

2. Mencari Q hitung dengan rumus sebagai berikut

Keterangan :
Q  =   Q hitung
k   =   Jumlah atribut yang diuji
Ri  =   Jumlah YA pada semua atribut untuk 1 responden
Ci  =  Jumlah YA pada 1 atribut untuk semua responden
n   =  Jumlah sampel yang diuji

3. Penentuan Q tabel (Qtab):

Dengan α = 0,05, derajat kebebasan (dk) = k – 1, maka diperoleh Q tab (0,05; df) dari tabel Chi Square Distribution.

4. Keputusan:

Tolak Ho dan terima Ha, jika Q hit > Q tab
Terima Ho dan tolak Ha, jika Q hit < Q tab

e. Kesimpulan:

  • Jika tolak Ho berarti proporsi jawaban YA masih berbeda pada semua atribut.  Artinya belum ada kesepakatan di antara para responden tentang atribut.  Bila hal ini terjadi, maka akan dilakukan pengujian lagi dengan menghilangkan atau membuang atribut yang dimiliki jumlah jawaban YA paling kecil.
  • Jika terima Ho berarti proporsi jawaban YA pada semua atribut dianggap sama.  Dengan demikian, semua responden dianggap sepakat mengenai semua atribut sebagai faktor yang dipertimbangkan (Simamora, 2008)

Pengujian Q hitung dilakukan terus-menerus sampai diperoleh nilai Q hitung < Q tabel, dengan derajat kebebasan yang digunakan untuk mencari Q tabel adalah dk = n – 1 dengan taraf signifikansi 0,05

Posted in Tutorial | Tagged , , , | 1 Comment